Jumat, 09 Agustus 2024

My Holiday Tugas Akhir

         

 


Stunting menjadi salah satu masalah kondisi gizi kronis dimana pertumbuhan fisik anak terhambat akibat kurangnya asupan selama periode waktu yang signifikan khususnya rentang usia 24-59 bulan. Tujuan penelitian ini untuk soalnya nanti faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting. Jenis penelitian menggunakan analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebesar 57 dan sampel 50 responden dengan teknik simple random sampling di Posyandu RW 03 Geluran periode Maret–April 2024. Variabel independen riwayat kek ibu saat hamil, pendapatan keluarga, riwayat BBLR, dan riwayat pemberian ASI eksklusif. Variabel dependen kejadian stunting. Instrumen penelitian menggunakan buku KIA dan microtoise. Analisis data dengan uji regresi linear berganda. Hasil uji statistik didapatkan nilai riwayat KEK ibu p=0,000, riwayat BBLR p=0,000, pendapatan keluarga p= 0,000, dan riwayat pemberian ASI eksklusif p=0,000. Hasil analisis data menunjukkan faktor paling berpengaruh terhadap kejadian stunting yaitu riwayat KEK ibu. Kesimpulannya riwayat KEK ibu saat hamil, riwayat BBLR, pendapatan keluarga, dan riwayat pemberian ASI eksklusif berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di posyandu RW 03 kelurahan Geluran. Diharapkan petugas kesehatan memberikan konseling kepada wanita usia subur, calon pengantin, dan ibu hamil secara berkesinambungan tentang pentingnya nutrisi dan ASI eksklusif.

Pengarang : Citra Anggraini 

LINK: http://digilib.unusa.ac.id/data_pustaka-38775.html





Jumat, 24 Desember 2021

KOMUNIKASI PERSUASIF (REFLEKSI)

Hallo everyone, kembali lagi dengan saya Citra Anggraini 
Nah untuk kali ini saya akan berbagi pengalaman saya sendiri tentang komunikasi persuasif.

Nah disini saya akan menjelaskan terlebih dahulu apasih definisi dari komunikasi persuasif sendiri itu ? untuk komunikasi persuasif adalah suatu komunikasi yang bertujuan untuk mempengaruhi orang lain agar dapat sependapat dengan si pembicara. nah disini kita dapat menyimpulkan bahwa komunikasi persuasif adalah proses komunikasi yang menggunakan bahasa atau kata - kata persuasif dengan tujuan untuk mempengaruhi pendengarnya sesuai keinginan pembicara. 

Oghey teman - teman...
disini saya akan memulai menceritakan pengalaman yang saya dapat tentang komunikasi persuasif, 
Yuk silahkan di simak guys...

Dua minggu yang lalu saya bertemu dengan adik sepupu saya, dia bernama keysa, umurnya kurang lebih 9 tahun, nah si keysa waktu itu langsung mengeluh dan akhirnya dia menceritakan keluhannya kepada saya. 
keluhan keysa ini ternyata dia mengalami sakit perut ternyata sudah 2 hari ini dia sakit perut tersebut, dia bercerita bahwa dia sudah tidak nyaman sudah tidak bisa tidur dengan nyenyak karena sakit perut tadi. 
dia bercerita karena sering makan - makanan jajan yang ada di sekolah keysa. Yaaa, namanya juga masih sekolah SD pasti jajan semua yang disukai dia beli tanpa melihat ke higenis nya. 

Akhirnya, saya ajak agar selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau minum dan setelah melakukan aktifitas. karena dia tidak tau cara mencuci tangan yang benar akhirnya saya memberikan sebuah leaflet tujuan dari pemberian leaflet ini agar dia dapat mencontohkan dan saya memperagakan bagaimana cara mencuci tangan dengan benar  dengan bahasa kominkasi persuasif tujua dari saya memperagakan ini agar si keysa ini lebih memehami mendalam. 

setelah selesai saya, mendemostrasikan cara mencuci tangan dengan benar menurut WHO tadi, akhirnya saya menyuruh si keysa ini agar dapat memperagakan di depan saya setelah saya memperagakan terlebih dahuu tadi. 

Dan alhasil, berhasil keysa sudah bisa mencuci tangan dengan baik dan benar, karena sejak kecil keysa ini hanya tau mencuci tangan saja. dengan asal - asalan. agar tidak terjadi lagi sakit perut akhirnya saya sarankan juga untuk selalu menjaga kebersihan Lab nya.

saya memeberikan komukasi persuasif yakni dengan saya memberikan ajakan agar selalu mencuci tangan sebelum atau sesudah melakukan aktivitas, sekaligus memberikan jalan keluar agar kedepannya selalu mencuci tangan dengan bersih. Dan harapannya agar si keysa tetap untuk mencegah kebersihan.

komunikasi persuasif ini juga memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi saya, dengan komunikasi persuasif saya dapat berkomunikasi dengan si anak tadi dan anak tersebut memberikan respond dan dapat menerima saran saya dengan baik. 

saran saya, tetap mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan aktivitas, yang paling penting yaitu sebelum dan sesudah makan agar tidak terjadi kasus yang sama. 

terima kasih, sekian sedikit pengalaman dari saya terkait komunikasi persuasif.
thank you 

Rabu, 08 Desember 2021

Consent and Refusel

 Hallo Every One,

Oghey kita jumpa lagi di channel blogger saya😉

Oghey di pembahasan kali ini, saya ingin bercerita tentang pengalaman yang saya punya yang berkaitan dengan materi concent and refusel kali ini, 

jadi beberepa bulan yang lalu saya mengalami penyakit bintitan di kedua mata, awalnya hanya di mata bagian kiri saja lalu lambat beberapa bulan akhirnya yang sebelah kanan menyusul. 

awalnya saya kira hanya penyakit sepele, mungkin satu minggu sudah agak mereda tetapi ini sudah 3 bulan belum juga mereda akhirnya saya ditawari oleh orang tua saya untuk diperiksa kan ke dokter spesialis mata, then saya berangkat ke rumah sakit spesialis mata berada di sepanjang, disitu akhirnya saya di diagnosa bintitan dan dokter menyarankan saya agar dilakukan tindakan operasi guna untuk membersihkan. disitu saya berpikir 2x, akhirnya saya spontan menolak dan berbicara pada dokter tersebut, tidak dokter beri resep terlebih dahulu saja karena untuk biaya operasi mata ini sangatlah mahal.

waktu per menit pun berjalan, dokter tersebut berucap kepada saya dan ayah saya, "Untuk kakak citra sebaiknya dilakukan tindakan operasi bapak, karena sangat membantu jika dikasih obat saja kemungkinan tidak bisa maksimal penyembuhannya dan memerlukan waktu sangatlah lama". 

Akhirnya saya memutuskan dan berbicara pada ayah saya, saya memutuskan untuk tindakan pengobatan terlebih dahulu saja dokter. 

awalnya saya menolak karena hanya binitan saja kok di operasi. setelah dkasih resep obat akhirnya saya mencobanya. 

dan setelah di apotik membeli resep itu akhirnya setelah 2 minggu kemudian alhamdulillah lumayan membaik meskipun hasil tidak maksimal.

Kurang lebihnya seperti ini singkat cerita about my experience 

and thank you 😊😊😊

Kamis, 14 Oktober 2021

Pengembangan Sistem Informasi Klinik Gigi dengan Metode FAST

 Hallo Everyone, yeay jumpa lagi dengan blogger kami baik disini kita akan menjelaskan tentang Pengembangan Sistem Informasi Klinik Gigi dengan Metode FAST. Oke stay tune ya ...

Yuk mari kita simak, syukur syukur untuk nambahin wawasan kita.

Mari kita simak apa sih definisi dari klinik gigi itu ????

Iya, pengertian dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut sesuai dengan peraturan menteri kesehatan No. 17/Menkes/Per/x/2004 yaitu sarana pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut perindividu untuk pelaynan pengobatan serta pemulihan tanpa mengabaikan pelayanan peningkatan kesehatan yang dilaksankan melalui pelayanan rawat jalan, gawat darurat, dan pelayanan tindakan medik. lalu untuk pengertian dari klinik gigi sendiri yaitu sesuai dalam peraturan menteri kesehatan No. 920/Menkes/Per/XII/1986 yaitu, seabgai sarana pelyanan kesehatan gigi dan mulut yang diberikan kepada masyarakat. Untuk balai pengobatan / klinik 24 jam / tempat pengobatan gigi ini dijelaskan dalam walikota tersebut, yaitu walikota Semarang No. 8 Tahun 2005 yatu sebagai tempat untuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dasar secara rawat jalan. 

Berdasarkan Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan juli 2008 pada klinik gigi Poltekkes Semarang dapat diperoleh gambran sistem informasi yang digunakan. Untuk Registrasi ini adalah awal pemasukan data yang di dalamnya meliputi data nomor registrasi, nama px (pasien), tempat dan tanggal lahir serta alamat. Pendataan ini sudah digunakan oleh para ahli tenaga medis mengenai keluhan utama, riwayat penyakit, observasi, diagnosis, serta pengakkan diagnosis. 

Penyimpanan data pasien, tenaga pelayanan, dan juga tak lupa alat dan bahan untuk pelaynan tersebut. pelayanan dilaksanakan pencattan pada kartu ataupun kertas yang terpisah dan belum mebuat data base. Demikian juga pencatatan keuangan klinik gigi ini dilakukan tersendiri. Pencatatn harus sudah sesuai dengan bagian pelayanan pasien sehingga sering terjadi penglangan dalam pecatatannya. 

Berikut contoh beberapa permasalahan yang meyangkut sistem informasi  klinik gigi Poltekkes Semarang, dilakukan nya identitifikasi sebagai berikut :

1. Kemudahan memperoleh data maupun informasi terkait

Untuk sistem informasi klinik gigi ini belum memberikan kemudahan dalam memasukkan, meniyimpan serta memperoleh data dari pasien tersebut, memperoleh informasi menegani pasien, keungan, pelayanan tenaga kesehatan. 

2. Tepat Waktu

Untuk penanggung jawab klinik ini tidak mau tau. Penanggung jawab klinik ini tidak melaksanakan fungsi evalusai. because tidak meberikan laporan periodik secara tepat waktu. Evaluasi eksternal adalah suatu bentuk laporan menegenai jumlah pasien, kunjungan dan distribusi penyakit. Lalu di bilangi, untuk setiap 4 bulan sekali ke Semarang.

3. Relevan

Penanggung jawab klinik ini membutuhkan informasi pelayanan kesehatan dalam bentuk presentasi, tabel, grafik, atau trend namun informasi yang dihasilkan sistem dalam bentuk angka absolut. 

4.Akurat

koordinator klinik menggunakan data keuangan antara lain untuk pembayaran honor tenaga kesehatan klinik.  pembayaran honor sering kali terjadi kesalahan because data tenaga kesehatan yang melayani tersebut yang sudah tertera dengan jadwal tidak ada yang sesuai dengan pelaynan yang sebenarnya sedang bertugas. 

Baik untuk setelah ini kita akan mebahas apa sih sistem informasi itu ????......

Sebelum mebahas definisi dari sistem infomasi sendiri kami akan menjelaskan terlebih dahulu definisi dari kata pembangunnya yatu sistem dan informasi. Secara garis besar ada 2 kleompok dalam mendefinisikan konsep sistem, yatu konsep sistem yang menekankan pada prosedurnya dan konsep sistem yang menekankan komponen atau elemennya. 

pendekatan sistem yang lebih menekan kan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai berikut : 

1. Suatu Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling ebrhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesakan suatu sasaran tertentu. 

Sedangkan pendekatan sistem yang menekankan pada komponen elemennya mendefinisikan sistem sebagai berikut :

2. Suatu Sistem adalah kumpulan dari beberapa elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 

Pengertian dari Informasi didefinisikan sebagai berikut :

A, Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Definisi tersebut mengandung unsur bahwa data adalah bentuk jamak dari datum atau data item yaitu kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian- kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian- kejadian ini dijelaskan sebagai sesuatu yang terjadi pada saat yang tertentu. 

Dari pengertian mengenai sistem dan informasi di atas, Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis mendefinisikan Sistem Informasi sebagai berikut: 

Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. 

Definisi yang lain dikemukakan oleh Burch dan Stater sebagai berikut : 

Sistem Informasi adalah suatu kumpulan fungsi-fungsi yang bergabung secara formal dan secara sistematis : 

(a) melaksanakan pengolahan data transaksi operasional, 

(b) menghasilkan informasi untuk mendukung manajemen dalam melaksanakan aktivitas perencanaan, 

pengendalian dan pengambilan keputusan, 

(c) menghasilkan berbagai laporan bagi kepentingan eksternal organisasi. 

Secara spesifik informasi yang dibutuhkan mempunyai beberapa syarat kualitas yang harus dipenuhi. Syarat-syarat informasi yang baik, secara lengkap diuraikan oleh Parker, yaitu : 

1. Ketersediaan 

Syarat yang mendasar bagi suatu informasi adalah tersedianya informasi itu sendiri. Informasi harus dapat diperoleh bagi orang yang hendak memanfaatkannya. 

2. Mudah dipahami (comprehensibility).

Informasi harus mudah dipahami oleh pembuat keputusan, baik itu informasi yang menyangkut pekerjaan rutin maupun keputusan keptusan yang bersifat strategis. 

3. Relevan (relevance). 

Dalam konteks organisisasi, informasi yang diperlukan adalah yang benar-benar relevan dengan permasalahan, misi dan tujuan organisasi. 

4. Bermanfaat. 

Sebagai konsekwensi dari syarat relevansi, informasi juga harus bermanfaat bagi organisasi. 

5. Tepat waktu (timeliness). 

Informasi harus tersedia tepat pada waktu pengguna membutuhkannya. Syarat ini terutama sangat penting pada saat organisasi membutuhkan informasi ketika manajer hendak membuat keputusan-keputusan yang krusial.

6. Keandalan (reliability).

Informasi harus diperoleh dari sumber-sumber yang dapat diandalkan kebenaraannya. Pengolah data atau pemberi informasi harus dapat menjamin tingkat kepercayaan tinggi atas informasi yang disajikannya.

7. Akurat (accurate). 

Syarat keakuratan informasi mengharuskan bahwa informasi bersih dari kesalahan dan kekeliruan. Dengan demikian informasi harus jelas dan secara akurat mencerminkan makna yang terkandung dari data pendukungnya 

8. Konsisten. 

Informasi tidak boleh mengandung kontradiksi di dalam penyajiannya karena konsistensi merupakan syarat penting bagi dasar pengambilan keputusan.

PENGEMBANGAN SISTEM DENGAN METODE FAST 

Jeffery L.Whitten dalam bukunya yang berjudul Metode Desain & Analisis Sistem mengungkapkan, Frame Work Application of Systems Thinking (FAST). merupakan metodologi hipotesis yang digunakan untuk mendemonstrasikan proses pengembangan sistem perwakilan. Pengembangan sistem dengan metode FAST dilakukan secara berurutan yaitu melalui tahapan definisi lingkup, analisis masalah, analisis persyaratan, desain logis, analisis keputusan, desain fisik & integrasi, konstruksi & pengujian, instalasi & pengiriman. Pengembangan ini bersifat daur hidup karena setelah selesai tahap implementasi dan pemeliharaan maka sistem tersebut akan memberikan umpan balik ke analisis yang dirancang, sehingga tahapan tersebut terus menerus dilakukan untuk penyempurnaan sistem.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan dalam pengembangan FAST yaitu :

1. Definisi Lingkup 

Definisi lingkup merupakan permulaan proyek yang mempunyai tujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai kepantasan suatu proyek untuk diperhatikan dan mengasumsikan bahwa masalah tersebut memang pantas untuk diperhatikan. Definisi lingkup menentukan ukuran dan batas-batas proyek, visi proyek, semua batasan atau limit, partisipan proyek yang dibutuhkan, anggaran serta jadwal. Partisipan dalam definisi lingkup terutama adalah pemilik sistem, manajer proyek dan analis system. 

Fase definisi lingkup dipicu oleh kombinasi masalah, kesempatan dan perintah ( yang akan ditambahkan dengan batasan dan visi). Ada beberapa produk jadi atau hasil definisi lingkup yaitu : 

a. Pernyataan masalah (problem statemen), yaitu pandangan umum yang diungkapkan dengan jelas dan singkat tentang masalah, kesempatan, dan atau perintah yang memicu proyek. 

b. Identifikasi batasan (constraint), yaitu faktor pembatas atau pengekang yang mungkin membatasi solusi atau proses pemecahan masalah. Contoh dari batasan adalah batas anggaran, tenggat waktu, sumber daya manusia ada atau tidak ada, kebijakan bisnis atau peraturan pemerintah dan standar teknologi. 

c. Scope creep, yaitu fenomena umum tempat persyaratan dan harapan sebuah proyek meningkat, sering tanpa menghiraukan anggaran dan jadwal. 

d. Pernyataan kerja (statement of work), yaitu kontrak dengan manajemen dan komunitas pengguna untuk mengembangkan atau meningkatkan sistem informasi, mendefinisikan visi, lingkup, batasan, persyaratan pengguna tingkat tinggi, jadwal dan anggaran.

Pengembangan sistem informasi klinik gigi memerlukan data yang berasal dari berbagai sumber yaitu data pasien, jenis pelayanan, alat & bahan, tenaga pelayanan serta data keuangan. Data tersebut selanjutnya akan disimpan sebagai data pasif yang dapat dipergunakan kembali bila diperlukan Sistem informasi klinik harus memiliki kualitas informasi dari segi ketersediaan, kemudahan, relevansi, manfaat, kecepatan waktu, keandalan, keakuratan dan konsistensi dalam menghasilkan data & informasi. Sistem informasi klinik gigi menghasilkan informasi berupa laporan eksternal dan internal. Laporan eksternal meliputi jumlah kunjungan, pasien baru / lama, distribusi penyakit dan jenis pelayanan, sedangkan laporan internal yaitu jenis & tenaga pelayanan, alat bahan pelayanan, keuangan, trend kunjungan, trend pasien dan trend penyakit yang ditangani. 

Untuk menciptakan sistem informasi yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna maka dalam pengembangan sistem digunakan metode FAST, yaitu metode untuk pengembangan sistem yang meliputi tahapan definisi lingkup, analisis masalah, analisis persyaratan, desain logis, analisis keputusan, desain & integrasi fisik, konstruksi dan pengujian serta instalasi & pengiriman.

Pengembangan sistem informasi klinik gigi memanfaatkan teknologi komputer sehingga dapat memberikan kemudahan dalam pencatatan data pelayanan, keuangan maupun inventaris (alat & bahan). Penyusunan basis merupakan solusi untuk mengindari terjadinya redudansi data, memberi kemudahan dalam pencatatan, evaluasi ataupun relasi data pasien, pelayanan, keuangan serta inventaris oleh manajemen serta meringan pekerjaan petugas. Dengan pengembangan sistem informasi dapat mendukung manajemen dalam melaksanakan aktivitas perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan.

Penyimpanan data pelayanan dan AUK pada buku-buku catatan atau formulir sehingga sangat beresiko terjadi kerusakan / kehilangan data. Pengembangan sistem informasi yang berbasis komputer dapat memperkecil resiko kerusakan dan kehilangan data, dengan melakukan kombinasi penyimpanan dalam hard disk, CD, serta dalam bentuk print out. Penyimpanan ke dalam CD dilakukan setiap hari sedangkan print out data dilakukan setiap minggu hal ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap terjadinya gangguan teknis seperti kerusakan program, komputer ataupun putusnya aliran listrik. Penyajian informasi pelayanan berupa angka absolut, sehingga kurang relevan dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan sistem informasi klinik gigi memberikan fasilitas yang dibutuhkan manajemen untuk mendukung evaluasi klinik gigi. Penyajian dalam bentuk angka, persentase ataupun grafik seperti grafik distribusi penyakit serta kunjungan pasien berdasarkan status, selain mudah dipahami juga lebih memudahkan manajemen dalam mengevaluasi jangkauan pelayanan klinik gigi. Pengguna tidak mudah memperoleh informasi pelayanan maupun AUK karena pencatatannya dilakukan menggunakan tulisan tangan dan tersimpan pada beberapa buku dan formulir. Pencatatan dan penyimpanan yang masih menggunakan tulisan tangan pada buku dan formulir sering mengakibatkan human error sehingga informasi pelayanan dan AUK yang dihasilkan tidak akurat serta tidak dapat tepat waktu. Sistem informasi klinik gigi yang telah dikembangkan dapat mengatasi masalah tersebut di atas. Penggunaan teknologi komputer serta disusunnya basis data memudahkan relasi data sehingga pengguna dapat dengan mudah memperoleh informasi pasien, pelayanan, keuangan atau inventaris yang sesuai kebutuhan. Basis data dapat memecahkan masalah penulisan yang berulang-ulang sehingga meringankan pekerjaan petugas dan memperkecil human error. Relasi data membantu menghasilkan informasi yang akurat secara tepat waktu, karena dengan relasi data pengguna tidak perlu lagi melakukan pencatatan ulang sehingga hanya memerlukan sedikit waktu dan data yang diperoleh tepat sama dengan data sumber.

sistem informasi klinik gigi sebelum dilakukan pengembangan terdapat permasalahan-permasalahan sebagai berikut : 

a. Informasi pelayanan dan keuangan klinik belum dapat diperoleh secara mudah, karena sistem pencatatannya masih menggunakan tulisan tangan serta belum digunakannya Sistem Manajemen Basis Data (SMBD) dalam arti data masih tersimpan dalam buku catatan ataupun formulir. 

b. Belum dapat menghasilkan informasi pelayanan dan keuangan klinik secara tepat waktu. Belum digunakannya teknologi komputer menyebabkan waktu untuk memperoleh data pelayanan ataupun keuangan klinik menjadi lama, karena harus membuka kembali buku pencatatan / formulir. 

c. Sumber data informasi keuangan sebagian datanya diperoleh dari data pelayanan, namun karena belum menggunakan basis data dan belum dapat direlasikan informasi keuangan yang dihasilkan belum akurat. 

d. Informasi yang dibutuhkan oleh pimpinan tidak bisa langsung tersedia, informasi yang dihasilkan belum relevan dengan kebutuhan manajemen, hal ini disebabkan waktu untuk menyiapkan informasi lama dan penyajian informasi masih dalam angka absolut, data belum diolah menjadi bentuk angka rata-rata atau persenntase dan bentuk tabel, grafik atau trend, yang akan memudahkan manajemen untuk menganalisisnya.

e. Hasil rancangan sistem informasi klinik gigi terdiri dari pendataan / master, transaksi, pelaporan dan user & password. Menu pendataan / master menampilkan data pasien, diagnosis ICDx, tarif pelayanan, Inventaris, 

data klinik dan data pegawai. Menu Transaksi menampilkan transaksi browse pelayanan, pengeluaran dan sirkulasi inventaris. Menu Pelaporan menampilkan laporan pelayanan, jenis penyakit, grafik jenis penyakit, saldo keuangan, inventaris, kunjungan berdasar status serta pendapatan dokter gigi, ahli gigi dan perawat gigi. Menu user & password merupakan menu untuk mengganti password dan keluar. 

oke terima kasih sudah meluangkan untuk membaca artikel dari mentoi.blogspot.com. semoga dapat menambah wawasan dari kalian semua amiin. thankyou so much 😊



Jumat, 08 Oktober 2021

Pengambilan Keputusan dalam Ilmu Kebidanan

Hai Everyone, Bertemu lagi dengan channel blogger kami.

Dalam pembahasan kali ini saya akan menjabarkan contoh studi kasus dalam pengambilan sebuah keputusan. 



Contoh Kasus :

Di sebuah desa terpelosok terdapat serorang bidan yang sudah membuka praktek mandiri kurang lebih selama satu taun bulan. Pada suatu hari terdapat seorang Ny. A usia kehamilan 39 minggu, di dapatkan hasil pembukaan 3 dan ternyata dalam keadaan letak yang sungsang. Oleh karena itu, bidan tersebut menyarankan  agar Ny. A tersebut segera dirujuk ke rumah sakit untuk melahirkan secara SC. Namun, keluarga px dari Ny. A menolak untuk dirujuk dengan alasan tidak mempunyai biaya untuk membiayai operasi SC tersebut karena kondisi ekonomi yang sangat rendah. Tetapi bidan tersebut menjelaskan agar segera dirujuk dan tujuan dirujuk  untuk keselamatan ibu dan janin di dalam ibunya tadi, karena jika tidak dirujuk akan membahayakan janin dan ibunya.  Namun Ny. A juga tetap menolak untuk dirujuk. dan keluarga dari Px Ny. A ini tetap bersikap keras kepala dan meyakinkan agar bidan mau menolong persalinan tersebut. 

sebenarnya, bidan tersebut tidak yakin bisa berhasil menolong persalinan Ny. A tersebut dengan keadaan letak sungsang, karena pengalaman bidan dalam hal ini masih belum mendalam selain itu, tujuan dirujuk tadi agar persalinan pada Ny. A dapat berjalan dengan lancar dan bukan wewenang seorang bidan juga untuk menolong persalinan dalam keadaan seperti ini. Akan tetapi keluarga memkasa agar bidan menolong, akhirnya bidan tersebut menolong pasien tersebut. Persalinan berjalan sangat lama karena kepala bayi tersebut susah keluar. setelah bayi lahir ternyata bayi sudah meninggal. dalam keadaan ini si keluarga Ny. A menyalahkan bidan tersebut bahwasannya bidan tersebut tidak bisa bekerja secara profesional dan dalam masyarakat pun juga tersebar bahwa bidan tersebut dalam melakukan tindakan sangat lambat dan tidak sesuai prosedur. 


Konflik :

Keluarga dari px Ny. A menolak untuk dirujuk ke rumah sakit dan melahirkan secara SC dengan alasan tidak mempunyai biaya untuk membayar operasi. 


 Penyelesaian :

Dalam kasus ini seharusnya keluarga dari pasien Ny. A tidak menyalahkan seorag bidan tersebut, dikarenakan bidan tersebut sudah menjelaskan bahwa bayi yang dikandung oleh Ny. A mengalami gangguan letak sungsang dan harus ditolong oleh dokter obgyn. Tetapi, keluarga pasien dari Ny. A bersikeras untuk tetap di tolong oleh bidan tersebut dan akhirnya dengan segala keterbatasan alat dan kemampuan bidan makan anak yang dikandung oleh Ny. A meninggal. 

Dan untuk bidan itu sendiri sebaiknya disediakan lembar persetujuan bahwa pasien tersebut tetap ingin ditangani oleh bidan, agar bidan tersebut terhindar dari hal yang tidak diinginkan. 



Analisis Budaya Kehamilan Suku Madura Pada Ibu Hamil

 Assalamualaikum everyone, Baik disini saya akan menganalisis budaya suku Madura pada ibu hamil. 😊😊

Untuk definisi dari kehamilan adalah periode yang sangat penting untuk kehidupan ibu dan bayi. Why, karena pada taap ini, status gizi ibu hamil ini perlu mendapatkan perhatian karenda dapat berdampak pada kesehatan ibu dan anak. Rendahnya status gizi selama masa hamil ini dapat meningkatkan resiko kelahiran bayi secara prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah. Akibatnya, pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut kurang optimal. Ibu hamil memiliki kebutuhan gizi yang lebih tinggi khususnya energi, protein, vitamin A, folat, kalsium, zat besi, dan iodin.

Baik banyak terdapat faktor juga for the example :

- kepercayaan 

- nilai

- makanan tabu 

- maknan anjuran 

- kebiasaan dan praktik yang berhubungan dengan konsumsi pangan ibu hamil 

- kondisi sosial ekonomi dapat berpengaruh juga pada status gizi ibu hamil tersebut.

Makanan tabu ini banyak dihindari oleh masyarakt ibu hamil terdapat kepercayaan di masyarakat bahwasannya guna melarang makanan tabu ini adalah untuk melindungi kesehatan ibu dan bayinya. But, disisi lain makanan tabu ini juga dapat meningkatkan resiko defisiensi at gizi khususnya pada protein, lemak, vitamin A, kalsium, dan zat besi pada wanita hamil. Etnis Madura pada umumnya yang masih percaya dengan ibu hamil.

Dari hasil riset menunjukkan bahwa maknan tabu dan makanan anjuran yang berlaku pada ibu hamil di etnis madura terdiri dari pangan hewani, sayuran, buah, dan minuman. Makanan yang plaing banyak ditabukan adalah cumi-cumi, udang, nanas, kol, dan air es. Berdasarkan dari hasil wawancara, makanan tabu tersebut dilarang karena jika mengonsumsi makanan tabu tersebut dapat membuat bayi memiliki siat dan bentuk fisik seperti hewan tersebut. Pada ibu hamil ini, jika mengonsumsi udang dikhawatirkan janin or bayinya akan sulit keluar pada saat proses persalinan berlangsung nantinya. Selain itu, ada lagi yaitu terong, terong ini dipercaya atau dianggap dapat mempengaruhi janin menjadi kecil dan dapat berwarna biru. 

Ada lagi, jika mengonsumsi buah nanas, kedondong, salak, durian, dan rambutan tidak diperbolehkan karena dapat dipercaya akan emngalami keguguran pada janin tersebut dan dapat membuat panas perut ibu hamil tersebut. Kedondong dan nanas adalah bua yang sangat ditabukan oleh suku madura. Nanas paling banyak dihindari pada ibu hamil Trimester 1 dan 2, sedangkan untuk kedondong pada Trimester ke 3. Untuk minuman sebagian besar suku madura itu tidak boleh mengonsumsi munuman es pada ibu hamil, hal ini dipercaya bahwasannya jika mengonsumsi minuman es dan ditambah lagi itu miunumannya manis dapat menyebabkan komplikasi pada saat persalinan. Komplikasi pada saat persalinan ini diakibatkan bayi terlalu besar karena tadi, yatu ibu hamil ini banyak mengonsumsi minuman es (dingin). 

Untuk makanan yang banyak dianjurkan dikonsumsi pada suku Madura ini for the example, banyak mengonsumsi nasi jagung, ikan pindang, tempe, tahu, ikan mujaer, daun kelor, dan air kelapa. 

Nasi jagung ini merupakan makanan pokok khas suku madura yang mempunyai kandungan asam amino yang lebih baik dibandingkan nasi atau jagung saja. Untuk daun kelor ini juga sangat dianjurkan di kalangan suku Madura bagi ibu hamil, dikarenakan daun kelor memiliki kandungan zat besi dan kalsium yang lebih tinggi dibandingkan bayam. Daun kelor ini biasanya dikonsumsi sebagai sayur. Air kelapa ini juga dipercaya karena dengan mengonsumsi air kelapa ini nantinya bayi tersebut akan menjadi bersih. 

Berdasarkan hasil riset makanan tabu ini diberlakukan untuk ibu hamil suku Madura dengan alasan kesehatan ataupun budaya suku madura sendiri. Dan sebagian besar ibu hamil tersebut mentaati dan menghindari makanan tabu dengan alasan yang diketahui maupun yang tidak diketahui karena takut hal tersebut akan mempengaruhi kesehatan ibu dan bayinya tersebut. Banyak ibu hamil yang menghindari maknan tabu tersebut, ole karena itu tenaga kesehatan dapat mendorong atau mendukung ibu hamil ini agar mengonsumsi makanan yang dianjurkan oleh masyarakat yang harganya terjangkau, banyak tersedia dan memiliki kandungan gizi yang seimbang atau bahlah juga lebih tinggi dibandingkan makanan yang dibutuhkan. 


Thank You sudah meluangkan waktu untuk mebaca artikel ini, semoga bermanfaat buat kalian semua 😅😊

Minggu, 24 Januari 2021

Sistem Reproduksi

 

Reproduksi manusia

1.       Organ Reproduksi Pria

Secara anatomi organ repoduksi pria terdidri dari organ reproduksi internal dan eksternal.

a.       Eksternal yaitu, skrotum dan penis

b.      Internal yaitu, testis , kelenjar aksesoris, dan seumpulan duktus.

 

a.       Skrotum : pembungkus testis, dimana penurunan testis kedalam skrotum terjadi semnjak dalam kandungan, suhu di testis lebih rendah 2oC dari suhu tubuh kita. Berikut beberapa mekanisme untuk mempertahankan suhu testis :

-          Terdapatnya kelenjar keringat

-          Terdapatnya otot dartos (otot – otot halus)

Dinding skrotum terdiri dari beberapa lapisan :

1.       Bagian luar : kulit tipis realtive tanpa bulu, mengandung kelenjar keringat

2.       Tunika dartos : melekat pada kulit, berupa otot – otot halus

3.       Lapisan jaringan keringat

4.       Membran srous (dasar dari dinding skrotum)

 

b.      Testis : saluran melilit – lilit yang dikelilingi oleh jaringan ikat (ubulus seminiferus)

c.       Duktus Efferens  : tubulus seminiferus dibagian atas lobus memebentuk tubulus rectus (tublus lurus), dan masuk ke bagian testis dan keluar sebagai duktus deferens.

d.      Epididimis : untuk mendorong sperma menuju ke vas deverens

e.      Vas deferens : saluran yang berotot yang keluar dari ekor epididimis menuju uretra

f.        Kelenjar aksesoris : kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat, kelenjar cowper

g.       Penis : terdiri dari 3 slinder jaringan erektil yang mirip spon yang terdiri ruang – ruang dimana pembatasnya disebut trabecula. Setiap laki – laki normal akan mengejakulikasikan semennya sebanyak 2-5 ml.

 

 

 

B. Organ Reproduksi Wanita

Secara anatomi organ reprodksi wanita terdiri dari :

1.       Eksternal yaitu, klitoris, 2 pasang labia, dan lubang vagina

2.       Internal yaitu, sepasang ovarium, duktus dan ruang untuk menghantarkan sperma serta menampung embrio.

 

1.       Ovarium : terletak di dalam rongga abomen, menggantung dan bertautan elalui mesenterium ke uterus. Setiap ovarium terbungkus dalam kapsul pelindung yang keras dan mengandung banyak folikel. Tiap folikel mengandung 1 sel telur. Pada wanita umumnya memiliki 400.000 buah folikel yang dibawanya sejak lahir dan folikel inisudah terbentuk sebelum kelahirannya. Dari jumlah folikel tersebut, hanya beberapa ratus ribu yang dapat membebaskan sel telur selama tahun – tahun reproduksi seorang perempuan. Mulai dari pubertas sampai tercapainya menapouse. Umumnya sebuah folikel matang dan membebaskan sel telurnya setiap satu siklus menstruasi. Sel-sel folikel juga menghasilkan hormo seks utama yaitu : hormon estrogen.

Ovlasi terjadi ketika sel telur yang matang didorong keluar oleh folikel, sedangkan sisa jaringan folikel akan berkembang di dalam ovarium membentuk massa yang padat disebut corpus luteum .

 

Kamis, 21 Januari 2021

Sistem Perkemihan

 

Sistem perkemihan berfungsi untuk meyaring cairan pembuangan dan darah dalam tubuh, serta menghasilkan urine.

Sistem perkemihan terdiri dari beberapa organ, seperti : 

1.       Ginjal                                                                                                   

2.       Renal pelvis

3.       Ureter

4.       Kandung kemih

5.       Uretra

 

Sistem perkemihan berperan penting dalam kelangsungan hidup manusia karena sisitem ini berfungsi untuk menyaring darah dan menghasilkan urine.

 

Sistem perkemihan berfungsi untuk menghasilkan urine dengan menyaring sisa pembuangan tubuh dan air yang berlebih dari darah. Urine kemudian akan disalurkan ke kandung kemih dengan melalui 2 tabung tipis yang dsebut ureter.

 

Selain itu sistem perkemihan dan ginjal juga berfungsi untuk menghilangkan cairan pembuangan yang disebut urea, serta menjaga keseimbangan air, natrium, dan kalium. Urea sendiri diproduksi saat makanan yang mengandung protein dipecah dalam tubuh.

 

Sistem ini akan bekerja sama dengan kulit, usus, dan paru- paru untuk menjaga keseimbangan tersebut. Orang dewasa akan mengeluarkan  sekitar 2 lite cairan per hari. Jumlah ini bergantung dengan jumlah cairan yang diminum dan yang keluar melalui keringat serta pernapasan.

 

GANGGUAN KESEHATAN PADA SISTEM PERKEMIHAN

Gangguan kesehatan pada sistem kemih meliputi kelainan atau kondisi yang mempengaruhi ginjal, ureter, dan kandung kemih. Beberpa contoh gangguang sistem perkemihan diantaranya kanker saluran kemih, ketidak mampuan mengontrol aliran urine, batu ginjal, gagal ginjal, hingga infeksi saluran kemih.

 

Gjala dan pengobatannya tergantung pada gangguan kesehatan tersebut. Berikut adalah beberpa penyakit yang berkaitan dengan sistem kemih.

 

1.       Penyakit ginjal kronis

Ginjal kronis merupakan organ utama dari sistem perkemihan. Gangguan terhadap organ yang satu ini akan mempengaruhi kesehatan kita. Pada penyakit ini, ginjal akan mengalami kerusakan dan tidak mampu menyaring darah dengan baik.

 

Kerusakan ini dapat mengarah kepada pembentukan zat pembuangan dan masalah lainnya, termasuk ginjal. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

 

Kerusakan pada ginjal ini umumnya permanen. Meski demikian cara yang bisa dilakukan untuk menjaga ginjal tetap sehat :

 

a.       Menjaga kadar gula darah

b.      Menjaga tekanan darah setiap saat

c.       Olahraga secara teratur

d.      Menjaga berat badan agar sehat

e.      Berhenti merokok dan mengonsumsi minuman keras

 

2.       Kehilangan kontrol kandung kemih

Masalah kesulitan menegndalikan kandung kemih umumnya muncul karena otot sfingter uretra terlalu lemah atau terlalu aktif.

 

Otot sfingter yang terlaluaktif bahkan dapat memicu keinginan untuk buat air kecil yang sangat kuat, tetapi urune yang dikeluarkan sedikit. Wanita beresiko 2 kali lebih beresiko mengalami inkontensia urne mumnya diatasi dengan menggabunkan pengobatan dengan olahraga.

 

Cara mengatasi kondisi ini tergantung dengan tpe kontraksinya. Contohnya dengan melakukan latihan buang air kecil, olahrag otot panggul.

 

3.       Bau ginjal

Batu ginjal ini akan memprodksiurine untuk mengeluarkan cairan pembuangan. Batu asam ini dapat berbentuk saat mineral dan garam asam di dalam urine mengkristal, lalu menmpel.

Jika batu ginjal tersebut berkuran kecil, maka batu tersebut dapat dikelurkan dengan mudah melalui sistem perkemihan.

 

Cara mengatasi masalah batu ginjal disesuaikan kondisinya. Batu ginjal berukuran kecil dapat diredakan dengan rutin dengan rutin minum air mineral sekitar 3 liter per hari.

 

 

Senin, 16 November 2020

Sistem Integumen

 

1.     Oke guys,

Penyakit yang disebabkan oleh kulit itu banyak sekali. Biasanya nih, penyakit kulit tersebut disebabkan oleh virus, jamur maupun bakteri. Kulit tersebut merupakan bagian luar tubuh yang menerima berbagai paparan, sehingga mudah mengalami gangguan – gangguan penyakit pada kulit.

 

Contoh penyakit kulit adalah :

1.        Eksim (dermatitis)

Penyakit ini merupakan penyakit yang disertai gatal – gatal berlebih.

Biasanya penyakit ini mudah menyerang bagian / organ yang memiliki kecenderungan alergi dalam diri nya.

2.        Melanoma (kanker kulit)

Penyakit kulit yang berbahaya, dan dapat menyebabkan kematian.

3.        Campak / rubella

4.        Bisul / furunkel

5.        Scabies / kudis

6.        Psoriasis (penyakit memerah pada kulit)

7.        Jerawat untuk jerawat ini kebanyakan menyerang bagian wajah kita, jerawat dalam diri kita akan muncul bila terjad penyumbatan kelenjar minyak yang ada di kulit kita.


 1.  Kulit

2.      2.  Derivat kulit

Fungsi sistem integumen

a.       Sebagai pelindung

b.      Alat untuk mempertahankan diri

c.       Sebagai ekskretori

d.      Sebagai alat komunikasi

e.      Sebagai alat respirasi

f.        Sebagai alat gerak

 

Struktur kulit

1.       Stratum corneum

2.       Stratum lucidum

3.       Stratum granulosum

4.       Stratum spinosum

5.       Stratum garminavitum (basal)

 

STRUKTUR KULIT 




 

SEL YANG TERDAPAT PADA EPIDERMIS :

1.       Melanosoit

2.       Kratinosit

3.       Sel langerhans

4.       Sel markel

 

Dermis, terdiri dari :

A.      Stratum papilaris : lapisannya tipis banyak mengandung jaringan ikat, saraf, pembuluh darah

B.      Stratum retikularis : lapisan tebal terdiri dari jaringan ikat, saraf, pembuluh darah, kelenjar kulit, folikel rambut, dan kromatofora.

 

Hipodermis, terdiri dari :

Merupaka jaringan ikat penghubung, banyak mengandung pembuluh darah, jaringan saraf dan jaringan adiposa.

 

KULIT PADA HEWAN VERTEBRATA

Ø  Ikan : tumbuh sisik & glandula mukosa

Ø  Amphibia : Sebagai alat pernapasan, tumbuh glandula mukosa & menghasilkan racun

Ø  Reptilia : menghasilkan sisik & tanduk

Ø  Aves : terbentuk bulu, epidermis menanduk pada kaki dan paruh

Ø  Mamalia : struktur kulit

 

WARNA KULIT

Disebabkan ada pigmen khusus pada lapisan dermis

·         MELANOFORA (hitam)

·         ERTOROFORA (merah)

·         XANTOFORA (kuning)

·         GUANOFORA/IRIDOFORA

 

1.   KELENJAR KULIT

a.       KELENJAR LENDIR

Terdapat pada ikan dan amphibia

IKAN

·         Ikan yang tak bersisik mensekresi lendir yang lebih banyak

·         Disekresikan oleh glandula mukosa

FUNGSI :Mengurangi gesekan dengan air , Mencegah infeksi, osmoregulasi, sebagai alat perlindungan.

 

AMPHIBIA

·         Kelenjar lendir amphibia adalah multiseluler

·         Fungsi sama dengan pada ikan

·         Terdapat kelenjar serous yang berfungsi sebagai alat perlindungan.

 

2.   KELENJAR BAU

§  Sebagai alat komunikasi intra spesies

§  Terdapat pada kambing, ular & rodentia

3.   KELENJAR MINYAK

§  Terdapat pada mamamlia

§  Fungsi : untuk melumasi rambut dan lapisan tanduk kulit

4.   KELENJAR KERINGAT

§  Terdapat pada mamalia

§  Pada manusa tersebar di seluruh permukaan tubuh

§  Modifikasinya terdapat pada telinga dan mata

5.   KELENJAR SUSU / MAMAE

§  Terdapat pada mamalia

§  Modifikasi kelenjar keringat

§  Terdapat pada aksila, toraks, abdominal, dan inginal.

KUKU              


kuku adalah salah satu lapisan dari sel-sel lembut, seperti gel yang mati, mengeras, dan terbentuk ketika tumbuh melindungi dari kotoran, dan terdpat fungsi utama nya untuk melindungi ujung jari dai kotoran dan untuk meningkatkan kekuatan sentuhan.Secara kimiawi, kuku sama dengan rambut, yang terbuat dari, antara lain dengan kandungan protein keratin yang kaya dengan bagian menebal dari lapisan terangsang.

Kuku :

1.       Bagian : ujung, badan, lunula, akar

2.       Eponikum : stratum korneum

3.       Hiponikum : perlekatan kuku

4.       Dasar kuku : kulit

5.       Dinding kuku : lipatan kulit

6.       Alur kuku : antara kuku- kulit

7.       Sel : gepeng, berkeratin

8.       Matrik : proximal dasar kuku, germinal

 

RAMBUT 



      §  Jenis : velus, terminal

§  Struktur : medula, korteks, kutikula

§  Medula : 2-3 sel kubis, keratinisasi, udara

§  Korteks : BL.Sel kubis – gepeng – kreatinisasi,fus,udara,pigmen

§  Kutikula : 1 sel kubis – toraks,kreatinisasi,gepeng


DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_integumen#:~:text=Sistem%20integumen%20adalah%20sistem%20organ,produknya%20(keringat%20atau%20lendir).

https://www.slideshare.net/nursidiq/sistem-integumen-universitas-kuningan

https://www.harapanrakyat.com/2020/10/fungsi-sistem-integumen/

https://www.researchgate.net/publication/342198685_SISTEM_INTEGUMEN_DAN_SISTEM_OTOT


 

 

 

 

 

Minggu, 15 November 2020

Moslem Hijrah


Manusia dalam menjalani kehidupan selalu berinteraksi dengan manusia lain atau dengan kata lain melakukan interaksi sosial. Dalam melakukan interaksi sosial manusia harus memiliki akhlak yang baik agar dalam proses interaksi tersebut tidak mengalami hambatan atau masalah dengan manusia lain. Proses pembentuk akhlak sangat berperan dengan masalah keimanan dan ketakwaan seseorang. Keimanan dan Ketakwaan seseorang berbanding lurus dengan akhlak seseorang atau dengan kata lain semakin baik keimanan dan ketakwaan seseorang maka semakin baik pula akhlak seseorang hal ini karena keimanan dan ketakwaan adalah modal utama untuk membentuk pribadi seseorang. Keimanan dan ketakwaan sebenarnya potensi yang ada pada manusia sejak ia lahir dan melekat pada dirinya hanya saja sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan seseorang yang telah terjamah oleh lingkungan sekitarnya maka potensi tersebut akan semakin muncul atau sebaliknya potensi itu akan hilang secara perlahan.

                Saat ini keimanan dan ketakwaan telah dianggap sebagai hal yang biasa, oleh masyarakat umum, bahkan ada yang tidak mengetahui sama sekali arti yang sebenarnya dari keimanan dan ketakwaan itu, hal ini dikarenakan manusia selalu menganggap remeh tentang hal itu dan mengartikan keimanan itu hanya sebagai arti bahasa, tidak mencari makna yang sebenarnya dari arti bahasa itu dan membiarkan hal tersebut berjalan begitu saja. Oleh karena itu, iman yang berarti percaya menunjuk sikap batin yang terletak dalam hati. Akibatnya, orang yang percaya kepada Allah dan selainnya seperti yang ada dalam rukun iman, walaupun dalam sikap kesehariannya tidak mencerminkan ketaatan atau kepatuhan (taqwa) kepada yang telah dipercayainya, masih disebut orang yang beriman. Hal itu disebabkan karena adanya keyakinan mereka bahwa yang tahu tentang urusan hati manusia adalah Allah dan dengan membaca dua kalimah syahadat telah menjadi Islam.

Dalam hadits diriwayatkan Ibnu Majah Atthabrani, iman didefinisikan dengan keyakinan dalam hati, diikrarkan dengan lisan, dan diwujudkan dengan amal perbuatan (Al-Iimaanu ‘aqdun bil qalbi waiqraarun billisaani wa’amalun bil arkaan). Dengan demikian, iman merupakan kesatuan atau keselarasan antara hati, ucapan, dan laku perbuatan, serta dapat juga dikatakan sebagai pandangan dan sikap hidup atau gaya hidup.

Proses terbentuknya iman yaitu benih iman tersebut dibawa sejak dalam kandungan memerlukan pemupukan yang berkesinambungan. Benih yang unggul apabila tidak disertai pemeliharaan yang intensif, besar kemungkinan menjadi punah. Demikian pula halnya dengan benih iman. Berbagai pengaruh terhadap seseorang akan mengarahkan iman/kepribadian seseorang, baik yang datang dari lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, maupun lingkungan termasuk benda-benda mati seperti cuaca, tanah, air, dan lingkungan flora serta fauna. Pengaruh pendidikan keluarga secara langsung maupun tidak langsung, baik yang disengaja maupun tidak disengaja amat berpengaruh terhadap iman seseorang. Tingkah laku orang tua dalam rumah tangga senantiasa merupakan contoh dan teladan bagi anak-anak. Tingkah laku yang baik maupun yang buruk akan ditiru anak-anaknya. Jangan diharapkan anak berperilaku baik, apabila orang tuanya selalu melakukan perbuatan yang tercela. Dalam hal ini Nabi SAW bersabda, “Setiap anak, lahir membawa fitrah. Orang tuanya yang berperan menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi”. Pada dasarnya, proses pembentukan iman juga demikian. Diawali dengan proses perkenalan, kemudian meningkat menjadi senang atau benci. Mengenal ajaran Allah adalah langkah awal dalam mencapai iman kepada Allah. Jika seseorang tidak mengenal ajaran Allah, maka orang tersebut tidak mungkin beriman kepada Allah.

Kedudukan iman sangatlah lebih tinggi dari pada Islam, Iman memiliki cakupan yang lebih umum dari pada cakupan Islam, karena ia mencakup Islam, maka seorang hamba tidaklah mencapai keImanan kecuali jika seorang hamba telah mamapu mewujudka keislamannya. Iman juga lebih khusus dipandang dari segi pelakunya, karena pelaku keimanan adalah kelompok dari pelaku keIslaman dan tidak semua pelaku keIslaman menjadi pelaku keImanan, jelaslah setiap mukmin adalah muslim dan tidak setiap muslim adalah mukmin. 

Akidah Islam dalam al-Qur’an disebut iman. Iman bukan hanya berarti percaya, melainkan keyakinan yang mendorong seorang muslim untuk berbuat. Oleh karena itu lapangan iman sangat luas, bahkan mencakup segala sesuatu yang dilakukan seorang muslim yang disebut amal saleh.

Seseorang dinyatakan iman bukan hanya percaya terhadap sesuatu, melainkan kepercayaan itu mendorongnya untuk mengucapkan dan melakukan sesuatu sesuai dengan keyakinan. Karena itu iman bukan hanya dipercayai atau diucapkan, melainkan menyatu secara utuh dalam diri seseorang yang dibuktikan dalam perbuatannya.

Akidah Islam adalah bagian yang paling pokok dalam agama Islam. Ia merupakan keyakinan yang menjadi dasar dari segala sesuatu tindakan atau amal. Seseorang dipandang sebagai muslim atau bukan muslim tergantung pada akidahnya. Apabila ia berakidah Islam, maka segala sesuatu yang dilakukannya akan bernilai sebagai amaliah seorang muslim atau amal saleh. Apabila tidak berakidah, maka segala amalnya tidak memiliki arti apa-apa, kendatipun perbuatan yang dilakukan bernilai dalam pendengaran manusia.

Akidah Islam sebagai keyakinan membentuk perilaku bahkan mempengaruhi kehidupan seorang muslim. Abu A’la Maududi menyebutkan tanda orang beriman sebagai berikut:

1.    Menjauhkan diri dari pandangan yang sempit dan picik.

2.    Mempunyai kepercayaan terhadap diri sendiri dan tahu harga diri.

3.    Mempunyai sifat rendah hati dan khidmat.

4.    Senantiasa jujur dan adil.

5.    Tidak bersifat murung dan putus asa dalam menghadapi setiap persoalan dan situasi.

6.    Mempunyai pendirian yang teguh, kesabaran, ketabahan, dan optimisme.

7.    Mempunyai sifat ksatria, semangat dan berani, tidak gentar menghadapi resiko

8.    Mempunyai sikap hidup damai dan ridha.

9.    Patuh, taat, dan disiplin menjalankan peraturan Ilahi.


Tak hanya itu, keimanan seseorang juga diimbangi dengan ketaqwaan. Takwa adalah seseorang beramal ketaatan pada Allah atas cahaya (petunjuk) dari Allah karena mengharap rahmat-Nya dan ia meninggalkan maksiat karena cahaya (petunjuk) dari Allah karena takut akan siksa-Nya. Tidaklah seseorang dikatakan mendekatkan diri pada Allah selain dengan menjalankan kewajiban yang Allah tetapkan dan menunaikan hal-hal yang sunnah.

Banyak sekali ayat Al-Qur’an yang menguraikan dan mengkabarkan tentang ketaqwaan, diantaranya sebagai berikut :

A. Al Qur’an Surah Al Hujurat Ayat 13

B. Al Qur’an Surah Az Zumar Ayat 33-34

C. Al Qur’an Surah Ali Imran Ayat 120

D. Al Qur’an Surah Ali Imran Ayat 134

E. Al Qur’an Surah Ali Imran Ayat 135

F. Al Qur’an Surah An Naba Ayat 31

A.    Tanda-tanda orang bertaqwa
1. Iman kepada Allah, para malaikat, kitab – kitab dan para nabi. 
2. Mengeluarkan harta yang dikasihnya kepada yang berhak menerima.
3. Mendirikan solat dan menunaikan zakat.
4. Menepati janji, yang dalam pengertian lain adalah memelihara kehormatan diri.
5. Sabar disaat kepayahan, kesusahan dan diwaktu perang, artinya harus semnagat berjuang.

      Keimanan dan ketakwaan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Orang yang bertakwa adalah orang yang beriman yaitu yang berpandangan dan bersikap hidup dengan ajaran Allah SWT. Menurut Sunnah Rasul yakni orang yang melaksanakan shalat, sebagai upaya pembinaan iman dan menafkahkan rizkinya untuk mendukung tegaknya ajaran Allah.
Iman yang benar kepada Allah dan Rasulnya akan memberikan daya rangsang atau stimulus yang kuat untuk melakukan kebaikan kepada sesama sehingga  sifat-sifat luhur dan akhlak mulia itu pada akhirnya akan menghantarkan seseorang kepada derajat takwa. Orang yang bertakwa adalah orang yang benar imannya dan orang yang benar-benar beriman adalah orang yang memiliki sifat dan akhlak yang mulia. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa orang yang berakhlak mulia merupakan cirri-ciri daro orang yang bertaqwa. Keimanan pada keesaan Allah yang dikenal dengan istilah tauhid dibagi menjadi dua yaitu tauhid teoritis dan tauhid praktis. 

      Berdasar penjabaran yang telah disampaikan, bahwa keimanan manusia telah Allah tulisakan dalam Al-Quran dan telah disebutkan pula As-Sunnah. Tingkat keimanan seseorang berbeda-beda. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa keimanan seorang dapat berubah menjadi lebih baik melalui beberapa tingkat, mulai dari dasar hingga tingkatan yang lebih tinggi. Namun karena keimanan seseorang dari hati, terkadang iman ini dapat naik ataupun turun. Tetapi, apabila masing-masing dari kita dapat beristiqomah insyallah iman kita akan tetap terjaga.
      Hendaknya umat muslim selalu berkomitmen dan senantiasa berprilaku terpuji agar iman dalam dirinya semakin meningkat dan lebih baik. Hindari sifat-sifat tercela dan tidak terpuji, agar iman kita tetap terjaga dengan baik. Dan umat muslim hendaknya bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Senantiasa tawakkal agar tidak mengalami kesesatan hidup.

DAFTAR PUSTAKA 
https://id.wikipedia.org/wiki/Keimanan_dalam_agama_Islam
https://republika.co.id/berita/q7o5n0366/lima-tingkat-keimanan-menurut-syekh-nawawi-albanteni
https://www.kompasiana.com/ainun60102/5d9889ec097f362765140d64/pengertian-tauhidullah-iman-dan-taqwa
https://www.sumbartoday.net/2020/05/12/iman-dan-ketaqwaan-yang-islami-bagi-seorang-muslim/
https://nikmatislam.com/takwa-dan-iman/
https://pengusahamuslim.com/614-iman-dan-taqwa-landasan-mencapai-kesuksesan.html
https://kaltimtoday.co/apa-yang-memengaruhi-keimanan-seseorang/
https://shahihfiqih.com/mutiara-salaf/pondasi-keimanan/



My Holiday Tugas Akhir

              Stunting menjadi salah satu masalah kondisi gizi kronis dimana pertumbuhan fisik anak terhambat akibat kurangnya asupan sela...

mentoi postingan guys